Kolagen dan Geng Cinta: Merawat Kulit Sehat Seiring Bertambahnya Usia
Tetap aktif dan merawat diri menjadi bagian dari keseharian Dian Sastrowardoyo, Sissy Priscillia, dan Titi Kamal. Di antara berbagai kebiasaan, kolagen menjadi salah satu hal yang mereka perhatikan untuk mendukung kesehatan kulit.
Sejak dikenal lewat film Ada Apa dengan Cinta?, Dian Sastrowardoyo, Sissy Priscillia, dan Titi Kamal tetap aktif menjalani berbagai kegiatan, baik di dunia hiburan maupun kehidupan pribadi. Seiring bertambahnya usia, perhatian terhadap kesehatan dan penampilan kulit pun menjadi bagian dari cara mereka merawat diri.
Ketiganya memiliki kebiasaan yang berbeda, mulai dari menggunakan skincare secara rutin hingga menjaga kebugaran melalui olahraga. Mereka juga berbagi pandangan mengenai pentingnya asupan kolagen dari dalam tubuh. Hal ini menarik untuk dibahas, mengingat kolagen memang memiliki peran penting dalam menjaga struktur dan elastisitas kulit.
Namun, apakah mengonsumsi kolagen saja cukup untuk menjaga kulit tetap sehat dan tampak segar?
Mengenal Peran Kolagen bagi Kulit
Kolagen merupakan protein yang membantu membentuk struktur kulit dan menopang kekenyalannya. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami tubuh akan menurun. Perubahan ini dapat memengaruhi kondisi kulit, misalnya ketika kulit mulai terasa kurang kenyal, tampak kusam, atau garis halus mulai terlihat.
Menurut dermatolog dr. Wiwi Widjaya Chandra, Sp.DVE, penurunan kolagen merupakan proses alami yang berlangsung seiring pertambahan usia. Karena itu, menjaga kondisi kulit tidak hanya berkaitan dengan perawatan dari luar, tetapi juga kebiasaan sehari-hari yang mendukung kesehatan tubuh.
Pandangan ini sejalan dengan penjelasan dr. Agnes dari Carla Skin Clinic. Ia menerangkan bahwa produksi kolagen mulai mengalami penurunan sejak usia 20-an, dan proses tersebut berlanjut seiring bertambahnya usia. Tanda awalnya terkadang tidak langsung disadari, seperti kulit yang terasa lebih kering, kurang kenyal, lebih cepat kusam, garis halus samar di sekitar mata, hingga bekas jerawat atau luka yang membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.
Karena itu, dr. Agnes menyarankan agar perhatian terhadap kolagen tidak harus menunggu sampai tanda penuaan terlihat jelas. Perawatan preventif sejak usia 20-an dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi kulit dalam jangka panjang.
Cara Geng Cinta Merawat Diri
Bagi Dian Sastrowardoyo, konsistensi menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan diri. Ia menggunakan skincare dengan kandungan aktif, seperti retinol dan niacinamide, serta memperhatikan asupan nutrisi. Dian juga aktif berolahraga, mulai dari tenis, lari, hingga bersepeda.
Dian pernah mengungkapkan bahwa pada usia 42 tahun, ia mulai merasakan perubahan yang berkaitan dengan berkurangnya kolagen. Pengalaman tersebut membuatnya semakin memperhatikan perawatan kulit dari luar sekaligus asupan dari dalam.
Sementara itu, Titi Kamal menyesuaikan rutinitasnya dengan kesibukan sebagai ibu dan publik figur. Pilates dan tenis menjadi bagian dari aktivitas fisiknya, disertai perawatan kulit secara rutin. Ia juga membagikan pengalamannya mengenai konsumsi kolagen sebagai salah satu bagian dari kebiasaan merawat diri.
Sissy Priscillia memiliki cerita tersendiri. Kebiasaannya membuat sup kolagen untuk anak-anaknya mendorongnya untuk lebih memperhatikan peran kolagen bagi orang dewasa. Baginya, kesehatan kulit tidak hanya berkaitan dengan produk yang digunakan dari luar, tetapi juga asupan dan kebiasaan sehari-hari.
Meski memiliki rutinitas masing-masing, cerita ketiganya memperlihatkan bahwa merawat diri bukan hanya tentang satu produk atau satu langkah. Skincare, olahraga, pola makan seimbang, dan perhatian terhadap kesehatan tubuh dapat saling melengkapi.
Apakah Suplemen Kolagen Saja Cukup?
Konsumsi kolagen menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan sebagian orang untuk melengkapi perawatan kulit. Namun, menurut dr. Agnes, suplemen kolagen saja tidak otomatis membuat kulit lebih kencang jika kebiasaan sehari-hari masih kurang mendukung kesehatan kulit.
Paparan sinar matahari tanpa perlindungan, kebiasaan merokok, serta konsumsi makanan manis secara berlebihan merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hasil konsumsi suplemen juga dapat berbeda pada setiap orang, dipengaruhi oleh faktor seperti usia, metabolisme, tingkat stres oksidatif, dan konsistensi menjalani gaya hidup sehat.
Selain itu, tubuh membutuhkan nutrisi untuk mendukung pembentukan kolagen. Asupan protein dari makanan seperti ikan, telur, daging, dan kacang-kacangan dapat membantu memenuhi kebutuhan asam amino. Vitamin C, yang antara lain terdapat dalam buah-buahan dan sayuran, juga berperan dalam proses pembentukan kolagen.
Perlindungan dari sinar ultraviolet melalui penggunaan sunscreen, olahraga teratur, tidur yang cukup, serta pengelolaan stres tetap menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan. Dengan demikian, kolagen sebaiknya dipandang sebagai salah satu bagian dari pendekatan menyeluruh, bukan solusi tunggal untuk menjaga kulit tetap sehat.
Merawat Kulit dengan Pendekatan yang Tepat
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan kulit dapat berubah. Memahami perubahan tersebut membantu seseorang menentukan perawatan yang sesuai, tanpa harus terpaku pada keinginan untuk selalu terlihat lebih muda.


Bagi yang ingin melengkapi rutinitas perawatan kulit, Carla Skin Clinic menyediakan pilihan perawatan profesional, termasuk Skeyndor Collagen & Elastin Factor, produk dalam bentuk ampul untuk perawatan kulit profesional yang mengandung kolagen dan elastin, juga mesoestetic age element®. Konsultasi dengan dokter dapat membantu menentukan apakah produk atau pendekatan perawatan tersebut sesuai dengan kebutuhan kulit.
Cerita Geng Cinta mengingatkan kita bahwa merawat diri merupakan kebiasaan yang dibangun secara konsisten. Kolagen dapat menjadi bagian dari pembicaraan tentang kesehatan kulit, tetapi perhatian terhadap pola hidup, perlindungan kulit, dan pemilihan perawatan yang sesuai tetap sama pentingnya. Tujuannya bukan sekadar mengejar penampilan awet muda, melainkan menjaga kulit tetap sehat dan nyaman di setiap tahap usia.
(Bekti/SEO/17102026)
⚡ Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?
Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!
Booking Sekarang →