Sering Olahraga? Begini Cara Merawat Rambut dan Kulit Kepala

Beauty ✍️ Beben 📅 20 Sep 2026 ⏱️ 3 menit baca
Sering Olahraga? Begini Cara Merawat Rambut dan Kulit Kepala

Sering Olahraga? Begini Cara Merawat Rambut dan Kulit Kepala

Bukan hanya tubuh yang perlu beradaptasi dengan rutinitas olahraga. Rambut dan kulit kepala juga menghadapi keringat, gesekan, ikatan rambut, hingga paparan matahari.

Bagi yang rutin berolahraga, rambut berkeringat, terasa lepek, atau kulit kepala terasa lebih gatal mungkin sudah menjadi bagian dari keseharian. Keringat yang menempel di kulit kepala dapat meningkatkan kelembapan dan minyak, sehingga dalam kondisi tertentu dapat memicu pertumbuhan berlebihan Malassezia, jamur yang secara alami terdapat di kulit. Pertumbuhan yang berlebihan dapat berkaitan dengan keluhan seperti gatal, pengelupasan, dan kulit kepala bersisik.

Karena itu, selain memikirkan workout routine, ada baiknya memberi perhatian pada haircare routine. Tidak harus rumit, tetapi perlu disesuaikan dengan kondisi rambut dan seberapa sering kamu berolahraga.

Jangan Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Rambut yang diikat memang terasa lebih praktis saat berolahraga. Namun, terlalu kencang justru dapat memberikan tekanan berulang pada rambut dan kulit kepala.

Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan traction alopecia, yaitu kerontokan rambut akibat tarikan yang berlangsung terus-menerus atau berulang. Karena itu, pilih gaya rambut yang lebih longgar, seperti kepang atau sanggul yang tidak terlalu ketat.

Gunakan pula ikat rambut yang tidak mudah tersangkut atau menarik rambut. Dengan begitu, rambut tetap tertata tanpa memberikan tekanan berlebihan pada akar.

 

 

Perhatikan Rambut Saat Berolahraga Outdoor

Aktivitas olahraga di luar ruangan menghadirkan tantangan lain. Paparan sinar matahari dapat membuat batang rambut lebih kering dan berpotensi menyebabkan rambut patah. Angin juga dapat membuat rambut kusut sehingga lebih mudah mengalami kerusakan ketika kusut tersebut dipaksa untuk diurai.

Untuk perlindungan tambahan, gunakan topi atau pelindung UV ketika beraktivitas di bawah sinar matahari. Setelah berolahraga, keringkan rambut secara perlahan menggunakan handuk microfiber untuk mengurangi gesekan.

Keramas Setelah Olahraga Tidak Harus Seragam

Salah satu pertanyaan yang sering muncul bagi mereka yang rutin berolahraga adalah: bolehkah keramas setiap hari?

Jawabannya tidak harus sama untuk semua orang. Frekuensi mencuci rambut dapat disesuaikan dengan jenis rambut, kondisi kulit kepala, dan tingkat aktivitas. Jika kamu berolahraga setiap hari dan memiliki kulit kepala berminyak, mencuci rambut setiap hari atau dua hari sekali mungkin diperlukan. Sebaliknya, rambut yang cenderung kering dan rapuh bisa membutuhkan frekuensi pencucian yang berbeda.

Jika tidak ingin menggunakan sampo setiap hari, rambut juga dapat dibilas dengan air biasa atau air hangat kuku untuk membantu menghilangkan garam dan keringat yang menumpuk. Untuk pencucian yang lebih sering, gunakan sampo yang lembut sesuai kondisi rambut dan kulit kepala.

Pada akhirnya, tidak ada satu rutinitas haircare yang cocok untuk semua orang. Kenali kondisi rambut dan kulit kepalamu, lalu sesuaikan perawatannya dengan intensitas olahraga. Dengan begitu, rutinitas aktif tetap berjalan tanpa mengabaikan kesehatan rambut.

 

(Bekti/SEO/18092026)

 

 

Tags: #perawatan rambut #haircare #olahraga #kulit kepala #rambut lepek #keringat #Malassezia #ketombe #traction alopecia #rambut rontok #rambut kering #perlindungan UV #keramas

Bagikan artikel ini:

💡 Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?

Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!

Booking Sekarang →