Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Treatment Salmon DNA?

Skin & Health ✍️ Beben 📅 26 Aug 2026 ⏱️ 3 menit baca
Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Treatment Salmon DNA?

Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Treatment Salmon DNA?

 

Popularitas Salmon DNA sebagai perawatan untuk mendapatkan kulit yang lebih halus dan sehat membuat banyak perempuan mulai mempertimbangkan treatment ini. Namun, bagaimana jika sedang hamil?

Jakarta, Indonesia - Belakangan ini, terapi Salmon DNA semakin dikenal sebagai salah satu pilihan perawatan kulit untuk membantu memperbaiki kualitas kulit. Treatment ini banyak diminati karena ditujukan untuk membantu kulit tampak lebih cerah, kenyal, dan sehat, sekaligus mendukung proses regenerasi kulit.

Secara umum, terapi Salmon DNA dilakukan dengan menyuntikkan serum yang mengandung DNA atau polinukleotida ke bawah permukaan kulit. Dalam formulasi tertentu, treatment ini juga dapat dikombinasikan dengan bahan aktif lain seperti hyaluronic acid, growth factor, peptide, dan vitamin C. Kombinasi tersebut dapat membantu menangani berbagai masalah kulit, mulai dari kulit kering dan kemerahan hingga kerusakan skin barrier, bekas luka, dan bopeng.

Namun, meski memiliki beragam manfaat, bukan berarti terapi Salmon DNA cocok untuk semua orang dalam setiap kondisi. Salah satunya adalah kondisi kehamilan. Dr. Felicia Suryanto, dokter Estetika di Carla Skin Clinic, klinik kecantikan di Jakarta dan Serpong, menjelaskan mengapa sebaiknya ibu hamil menunda menjalani treatment ini.

Apakah Salmon DNA Aman untuk Ibu Hamil?

Ibu hamil sebaiknya tidak melakukan treatment Salmon DNA tanpa persetujuan dokter.

Dr. Felicia Suryanto mengungkap,” Untuk ibu hamil, sebaiknya ditunda atau dilakukan atas izin dokter kandungannya. Sementara untuk ibu menyusui sebaiknya dilakukan setelah anak umur 1 tahun.”

Mengapa? Salah satu pertimbangannya adalah belum tersedianya penelitian klinis yang cukup untuk memastikan keamanan bahan aktif PDRN terhadap ibu dan janin.

Kehamilan juga merupakan masa ketika tubuh mengalami banyak perubahan hormonal, termasuk pada kondisi kulit. Kulit wajah yang menjadi lebih sensitif, kering, atau mengalami perubahan tertentu selama kehamilan dapat membaik setelah persalinan, sehingga tidak selalu membutuhkan treatment estetika secara langsung.

Selain itu, prosedur injeksi sendiri dapat menimbulkan inflamasi pada area yang disuntik. Pendapat ahli yang dikutip Kompas.com menyebutkan bahwa prosedur kecantikan yang menimbulkan inflamasi sebaiknya dihindari selama kehamilan karena dikhawatirkan dapat memberikan dampak pada janin.

Dengan pertimbangan tersebut, keinginan untuk mendapatkan kulit yang lebih sehat sebaiknya tidak menjadi alasan untuk mengambil risiko yang belum diperlukan selama masa kehamilan.

Siapa Lagi yang Perlu Berkonsultasi?

Ibu hamil bukan satu-satunya kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus sebelum menjalani terapi Salmon DNA. Kondisi kesehatan, riwayat alergi, serta indikasi treatment perlu diperiksa terlebih dahulu oleh dokter.

Karena itu, sebelum menjalani treatment, dokter perlu mengetahui riwayat kesehatan dan kondisi kulit pasien untuk menentukan apakah terapi tersebut memang sesuai.

Untuk ibu hamil, pilihan paling aman adalah menunda treatment hingga masa kehamilan selesai, kemudian berkonsultasi kembali dengan dokter sebelum menjalani prosedur. Sementara bagi ibu menyusui, rekomendasi yang diberikan adalah menunggu hingga anak berusia satu tahun.

Perawatan kulit selama kehamilan bukan tentang menghentikan seluruh rutinitas kecantikan, melainkan memilih perawatan yang sesuai dengan kondisi tubuh pada saat itu. Jika ada keinginan menjalani treatment Salmon DNA saat hamil, konsultasi dengan dokter kulit dan dokter kandungan tetap menjadi langkah pertama.

 

Disclaimer:
Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi medis. Kelayakan treatment Salmon DNA selama kehamilan perlu ditentukan berdasarkan kondisi masing-masing pasien dan persetujuan dokter.

 

 

 

Tags: #ibu hamil #treatment Salmon DNA #PDRN #keamanan kehamilan #perawatan kulit hamil #injeksi wajah #dokter kandungan #dokter estetika #skin barrier #perubahan kulit saat hamil #ibu menyusui #konsultasi medis #Carla Skin Clinic #dr. Felicia

Bagikan artikel ini:

💡 Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?

Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!

Booking Sekarang →