Melasma Mulai Mengintai Indonesia, Ini Rekomendasi dari Carla Skin Clinic untuk Mengatasinya!
Melasma kini lebih sering ditemukan pada wanita dibanding pria, terutama usia produktif sekitar 20–50 tahun.
Jakarta, Indonesia – Melasma mulai mengintai dan banyak ditemui. Menurut dokter Tiffany Dwi Yanti, dokter spesialis kulit dari Carla Skin Clinic, melasma merupakan salah satu kelainan pigmentasi yang cukup sering dijumpai di Indonesia.
Dokter Tiffany tercatat sebagai salah satu dokter di Carla Skin Clinic. Di klinik kecantikan Jakarta ini, dr. Tiffany sejak awal kariernya, sudah secara aktif mengikuti pelatihan dan workshop internasional yang berfokus pada facial rejuvenation, skin tightening, facial contouring, anti-aging treatment, hingga teknologi laser terkini.
Dalam penjelasannya, pada Sabtu (8/8) di Carla Skin Clinic, dokter Tiffany mengatakan, “Melasma kini lebih sering ditemukan pada wanita dibanding pria, terutama usia produktif sekitar 20–50 tahun.”
Dia juga menegaskan bahwa individu dengan warna kulit sedang hingga lebih gelap juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami melasma dibandingkan kulit yang sangat terang.
Menurutnya, melasma adalah kelainan hiperpigmentasi kronis yang penyebabnya bersifat multifactorial dan tidak ada satu faktor tunggal yang menjadi penyebab, melainkan kombinasi beberapa faktor.
Di klinik anti aging Jakarta, Carla Skin Clinic, dokter Tiffany dikenal memiliki komitmen terhadap dunia estetika modern. Selama lebih dari satu dekade, dr. Tiffany terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya melalui berbagai pelatihan nasional maupun internasional. Fokus praktik dokter Tiffany meliputi: Perawatan anti-aging dan facial rejuvenation, Botox dan filler wajah, Skin booster dan collagen stimulation,Thread lift dan face lifting non-bedah, Laser treatment untuk pigmentasi, melasma, dan peremajaan kulit, Facial contouring dan skin tightening, Perawatan jerawat serta bekas jerawat dan Preventive aesthetic medicine.
Pada bulan Juli lalu, juga diperingati sebagai Hyperpigmentation and Melasma Awareness Month, yaitu sebagai bulan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hiperpigmentasi dan melasma. Di masa sekarang, pada dua kondisi kulit ini, sangat umum dijumpai meski masih sering disalahpahami.
Menurut dr. Tiffany hiperpigmentasi dan melasma dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Misalnya, paparan sinar ultraviolet (UV), perubahan hormonal, faktor genetik, hingga peradangan pada kulit.
Dia menerangkan juga untuk memahami faktor risiko melasma adalah dengan melakukan langkah pencegahan, seperti penggunaan tabir surya setiap hari. Hal ini, menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan kulit, mengurangi risiko hiperpigmentasi dan melasma.
Selanjutnya, dr. Tiffany juga menerangkan tentang cara mengatasi melasma. Katanya, harus komprehensif dan memiliki prinsip terapi yang meliputi: menghindari faktor pencetus, paparan sinar UV, cahaya tampak, panas kelebihan dan penggunaan skincare yang berlebihan yang dapat mengiritasi.
Dokter Tiffany mengatakan penggunaan sunscreen merupakan terapi paling penting. Etapi, ia menyarankan idealnya menggunakan sunscreen SPF minimal 50 PA ++++ dan diaplikasikan ulang setiap dua sampai tiga jam bila berada di luar ruangan.
Kata dia, untuk pasien melasma, sebaiknya gunakan sunscreen yang mengandung iron oxide yang dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap visible light atau cahaya yang tampak.
Dokter Tiffany juga menjelaskan obat topical yang sebaiknya disesuaikan dengan kondisi pasien. Misalnya tranexamic acid, cosmelan, agen pelembab seperti hyaluronic dan ceremaid. Menurutnya, terapi oral pada pasien tertentu dapat dipertimbangkan tranexamic acid oral setelah dilakukan skrining dan dipastikan tidak memiliki kontraindikasi.
Dan untuk tindakan di klinik seperti chemical peeling tertentu, pico laser dan skin booster saran dokter Tiffany dilakukan dengan indikasi yang tepat.
“Karena tidak semua laser cocok untuk melasma.Terapi selalu disesuaikan dengan tipe kulit, kedalaman melasma, serta kondisi masing-masing pasien,” ujar dokter Tiffany.
Di Carla Skin Clinic juga punya rekomendasi produk yang bisa digunakan untuk mengatasi melasma terutama terkait permasalahan flek yaitu :
1. Cosmelan pack New
2. Cosmelan home pack
3. Cosmelan 2
Tentu saja ketiga produk ini dapat dikombinasikan dengan perawatan Pigment Reset by Melaklear 785.
Apabila flek atau melasma sudah hilang, dari Carla Skin Clinic menyarankan supaya dapat melakukan maintenance dengan produk sebagai berikut:
1. Melan Tran3x Concentrate
2. Melan Tran3x Gel Cream
3. Mesoprotech Melan 130+ Pigment Control SPF50+
Carla Skin Clinic merupakan klinik dermatologi estetika yang telah dipercaya masyarakat Indonesia sejak tahun 1980. Dengan pengalaman lebih dari empat dekade, ditangani para dokter berpengalaman, didukung teknologi modern dan menghadirkan berbagai treatmen seperti acne treatment, scar repair, skin booster, skin rejuvenation, anti-aging treatment, laser treatment, hingga body contouring.
💡 Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?
Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!
Booking Sekarang →