RDNA-S Berapa Kali Sih? Ini Durasi, Harga dan Keamanannya!

RDNA-S merupakan treatment yang dapat dilakukan secara rutin sesuai kebutuhan kulit dan rekomendasi dokter, sangat aman dan tidak menyebabkan ketergantungan.
Jakarta, Indonesia – Sudah mendengar seputar RDNA-S di Carla Skin Clinic tetapi masih bingung soal detailnya? Memang wajar, sebab sekarang ini treatment wajah memang banyak jenisnya, dan nama-nama teknologinya pun mirip. RDNA-S kini sedang banyak dibicarakan karena diklaim bisa bantu masalah kulit tanpa jarum dan tanpa downtime. Karena RDNA-S ini masih terbilang masih baru, banyak juga yang masih ragu. Ayo pahami mulai dari berapa kali harus treatment, ada downtime atau tidak, sampai kisaran harganya.
Memang tiga hal ini paling sering ditanyakan sebelum treatment seperti: butuh berapa lama, ada cuti kerja atau tidak, dan berapa harganya. Supaya tidak ragu, tidak salah paham dan ekspektasinya pas, berikut penjelasan lengkap dari dr. Fanny Rustandy dari Carla Skin Clinic.
Sebagai dokter yang langsung menangani pasien RDNA-S di klinik ini, dr. Fanny sering menjelaskan ke pasien tentang bagaimana cara kerja RDNA-S, harus seberapa sering datang, lalu tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan setelahnya, ada downtime atau tidak, durasi sesi RDNA-S hingga kisaran harganya. Supaya tidak ragu dan tak salah paham, berikut penjelasan lengkap dr. Fanny Rustandy.
Durasi dan Frekuensi Treatment untuk Hasil OptimalRDNA-S Bukan Treatment Sekali Jadi.
Untuk mendapatkan hasil yang benar-benar kelihatan dan tahan lama, RDNA-S di Carla Skin Clinic dilakukan dalam rangkaian minimal 4 kali treatment. Kenapa harus 4 kali? Menurut dr. Fanny Rustandy, karena setiap sesi punya peran penting dalam "membangun" kualitas kulit kamu dari dalam.
Dia juga menyarankan sebaiknya untuk jarak antar treatment adalah 1 kali setiap bulan. Dengan pola ini, total durasi rangkaian awal adalah sekitar 4 bulan. Setelah rangkaian selesai, kata dr. Fanny biasanya dokter akan melakukan evaluasi. “Kalau kulitnya sudah stabil, maka bisa dilanjutkan maintenance 3 sampai 6 bulan sekali sesuai kebutuhan,” ujar dia yang secara ribci menjelaskan berapa lama treatment RDNA-S.
Tetapi kenapa tidak bisa dilakukan hanya satu kali treatment saja? Dalam penjelasan dr. Fanny Rustandy hal ini karena proses perbaikan kulit membutuhkan waktu. Masalah seperti aging, flek hitam, pigmentasi tidak merata, sampai tekstur kulit kasar nggak bisa sembuh secara instan. RDNA-S bekerja dengan cara merangsang regenerasi sel dan memperbaiki lapisan kulit terdalam secara bertahap. Dia mengibaratkan seperti olahraga ke gym, apabila hanya satu kali datang tidak bakal mendapatkan hasil langsung perut sixpack.
“Tapi kalau rutin 1 bulan sekali selama 4 bulan, hasilnya baru kelihatan maksimal. Maka, kuncinya ada di konsistensi. Dengan mengikuti jadwal 4x dalam 4 bulan, kulit punya waktu cukup untuk memperbaiki diri, memproduksi kolagen baru, dan mengunci hasil treatment biar nggak balik lagi,” ujar dr. Fanny.
Sekali lagi, kata dr. Fanny Rustandy supaya RDNA-S berfungsi secara maksima, salah satu hal terpenting adalah melakukan treatment secara rutin sesuai dengan rangkaian dan interval yang direkomendasikan dokter. “Selain itu, hasil treatment juga perlu didukung dengan perawatan kulit yang tepat, penggunaan sunscreen, serta menjaga kondisi skin barrier,” ujar dia.
Adapun untuk kabar baiknya, pada RDNA-S tidak memiliki downtime. Karena setelah treatment selesai, dr. Fanny Rustandy menjelaskan pasien bisa langsung kembali ke aktivitas seperti biasa. Tetapi dia juga menyarankan untuk menghindari paparan sinar matahari langsung selama tiga hari pertama. “Sebaiknya, selalu menggunakan sunscreen dengan SPF tinggi untuk melindungi kulit yang baru selesai dirawat,” pungkasnya serius.
Dalam hal keamanan, RDNA-S termasuk treatment yang aman karena tidak menggunakan jarum sama sekali. Metode yang dipakai adalah teknologi radio frequency dan electroporation untuk memasukkan serum. Dan untuk risiko efek samping berat hampir tidak ada. “Paling hanya terasa sedikit hangat saat alat digunakan. Karena tidak invasif, treatment ini cocok untuk hampir semua jenis kulit, termasuk kulit sensitive,” kata dr Fanny Rustandy.
Dan RDNA-S merupakan treatment yang dapat dilakukan secara rutin sesuai kebutuhan kulit dan rekomendasi dokter. Kata dr. Fanny Rustandy RDNA-S ini aman tidak menyebabkan ketergantungan. Dan tentang istilah "ketergantungan" sebenarnya lebih tepat dipahami sebagai kebutuhan maintenance skin booster. “Setelah mendapatkan hasil kulit yang lebih baik, pasien biasanya ingin mempertahankan kondisi tersebut sehingga treatment dapat dilanjutkan secara berkala.,” ujar dia.
Tentang biaya di Carla Skin Clinic, untuk 1 kali treatment RDNA-S dibanderol Rp4.500.000. Namun, ada opsi lebih hemat, yaitu paket 4 kali treatment seharga Rp15.000.000. Dengan demikian bisa melakukan penghematan Rp3.000.000 dibanding ambil satuan. Paket ini paling cocok untuk yang menginginkan hasil maksimal sesuai anjuran dokter.
Jadi, RDNA-S itu ibarat investasi skincare klinik atau investasi penting untuk kulit. Hasilnya tidak instan, tetapi bertahap dan natural. Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan optimal di Carla Skin Clinic, RDNA-S bisa dilakukan rangkaian minimal 4 kali treatment, dengan interval 1 kali setiap bulan. Dijamin kulit bener-bener pulih dan menjadi lebih sehat dari dalam.
Buat kamu yang ingin mencoba treatment RDNA-S, silahkan datang ke Carla Skin Clinic. Segera lakukan konsultasi di klinik terbaik di Jakarta ini yang sudah berdiri sejak tahun 1980. Di klinik anti aging ini memiliki pelayanan terbaik , ditangani tim dokter berkualitas, berpengalaman dan memiliki peralatan canggih dan modern.
Carla Skin Clinic memiliki beberapa cabang di Jakarta dan sekitarnya:Carla Skin Clinic Taman Harapan Indah, Carla Skin Clinic Mall Taman Anggrek, Carla Skin Clinic Gading Serpong dan Carla Skin Clinic Pluit Village.
(Hanip/SEO/120926)
💡 Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?
Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!
Booking Sekarang →