Rejuran vs RDNA-S: Mana yang Efeknya Lebih Tahan Lama? Simak Penjelasan Dokter Carla Skin Clinic!
Baik Rejuran maupun RDNA-S sama-sama merupakan inovasi dalam dunia estetika untuk membantu kulit memperbaiki diri sendiri. Rejuran unggul dalam daya tahan efek karena fokus pada regenerasi mendalam. Sementara RDNA-S unggul dalam memperbaiki tekstur dan pori.
Jakarta, Indonesia - Saat membicarakan perawatan skin booster atau skin rejuvenation, dua nama ini paling sering muncul: Rejuran dan RDNA-S. Keduanya sama-sama menggunakan bahan dasar DNA untuk memperbaiki kualitas kulit dari dalam. Tapi pertanyaannya, mana yang efeknya lebih tahan lama dan mana yang paling cocok untuk kamu?
Menurut dr. Fanny Rustandy dari Carla Skin Clinic, tidak ada jawaban baku satu untuk semua. Hasil dan durasi efek sangat dipengaruhi oleh bahan aktif, kondisi kulit, dan perawatan setelah treatment.
Dari penjelasan dr. Fanny, meskipun sama-sama berasal dari DNA, keduanya punya karakteristik berbeda. “Rejuran merupakan treatment skin booster yang menggunakan bahan utama berupa polynucleotide (PN), yang berasal dari DNA salmon yang telah dimurnikan. Dan treatment ini ditujukan untuk membantu memperbaiki kualitas dan tekstur kulit serta mendukung proses regenerasi kulit dari dalam,” kata dia.
Kemudian dr. Fanny Rustandy juga menerangkan, ”RDNA-S merupakan salah satu treatment skin booster yang ditujukan untuk membantu proses regenerasi dan perbaikan kualitas kulit. Treatment ini diberikan melalui injeksi langsung ke lapisan dermis, sehingga bahan aktif dapat bekerja lebih dekat dengan jaringan kulit yang membutuhkan perbaikan,”ujarnya.
Secara umum, dr Fanny juga menjelaskan RDNA-S ditujukan untuk membantu memperbaiki kondisi kulit dari dalam, bukan hanya memberikan efek hidrasi di permukaan. “Pada RDNA-S membantu meningkatkan kualitas kulit sehingga tampak lebih sehat, lembap, kenyal, glowing, dan terawat.”
Sementara, Rejuran cenderung memberikan efek yang lebih tahan lama dibanding RDNA-S. Hal ini karena mekanisme kerja PDRN pada Rejuran tidak hanya bekerja di permukaan. PDRN merangsang proses perbaikan dan regenerasi sel dari lapisan terdalam. Setelah dirangsang, fibroblas akan terus memproduksi kolagen dan elastin secara bertahap selama beberapa minggu hingga bulan setelah treatment.
“Efek membangun dari dalam ini yang membuat hasil Rejuran lebih bertahan. Sementara itu, RDNA-S juga efektif, namun efek utamanya lebih terasa pada perbaikan tekstur dan penghalusan pori dalam jangka waktu yang relatif lebih singkat. Untuk mempertahankan hasilnya, biasanya dibutuhkan perawatan maintenance yang lebih rutin,” kata dr. Fanny.
Namun dr. Fanny Rustandy juga memberikan catatan penting, yaitu untuk durasi hasil tetap berbeda pada setiap pasien. Beberapa faktor seperti usia, tingkat kerusakan kulit, gaya hidup, paparan sinar matahari, dan perawatan di rumah sangat memengaruhi seberapa lama efeknya bertahan.
Tentang boleh pakai skincare setelah treatment Rejuran dan RDNA-S, dr. Fanny Rustandy mengatakan, “Hindari produk yang bersifat iritatif selama masa pemulihan awal, seperti scrub, peeling AHA/BHA tinggi, retinol dosis tinggi, atau vitamin C kadar kuat. Produk-produk ini berpotensi menyebabkan kemerahan dan memperlambat proses penyembuhan.”
Dia juga merekomendasikan penggunaan skincare setelah treatment Rejuran yang bertujuan untuk menenangkan kulit, mengunci hidrasi, dan mendukung kerja Rejuran supaya hasilnya optimal dan tahan lama. “Prinsipnya biarkan kulit bekerja dulu, baru bantu dengan skincare yang lembut,” kata dr Fanny.
Mengenai saran dokter RDNA-S atau Rejuran atau apakah sebaiknya menggunakan RDNA-S atau Rejuran? Menurut dr. Fanny, tidak ada satu treatment yang mutlak lebih baik untuk semua pasien. Pemilihannya tergantung pada kondisi kulit dan concern utama masing-masing pasien. Apabila pasien concern lebih kepada kulit kering, kusam, dan aging, maka sebaiknya Rejuran bisa menjadi pilihan. Sementara untuk yang concern seperti masalah tekstur, pori, dan scars, maka pertimbangannya bisa menggunakan RDNA-S.
“Tetapi pada akhirnya, dokter akan melakukan evaluasi terlebih dahulu dan menentukan treatment yang paling sesuai dengan kebutuhan kulit pasien. Jadi sangat tergantung concern kulit seseorang,” pungkas dia sambil menyebutkan di kliniknya menyediakan treatment Rejuran sebagai salah satu pilihan skin rejuvenation. Untuk harga Rejuran Carla Skin Clinic dibanderol Rp13.500.000 untuk 3 box.
Baik Rejuran maupun RDNA-S sama-sama merupakan inovasi dalam dunia estetika untuk membantu kulit memperbaiki diri sendiri. Rejuran unggul dalam daya tahan efek karena fokus pada regenerasi mendalam. Sementara RDNA-S unggul dalam memperbaiki tekstur dan pori.
Yang perlu diingat, rekomendasi skin booster 2026 dan skin booster terbaik bukanlah yang paling mahal atau paling viral. Skin booster terbaik adalah yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit. Sebaiknya, lakukan konsultasi ke dokter estetika untuk memastikan personalisasi treatment kulit atau memilih treatment sesuai concern kulit seseorang. Karena kulit yang sehat, terawat, dan percaya diri akan selalu lebih menarik di mata siapa pun.
(Hanip/SEO/120926)
💡 Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?
Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!
Booking Sekarang →