Bukan Sulam, Bukan Filler: Cara Natural Bikin Kulit Glowing dan Kenyal Pakai Salmon DNA
Ingin kulit glowing dan kenyal tapi takut wajah jadi kaku, terlihat aneh saat tertawa, atau bentuk muka berubah? Banyak perempuan menunda treatment karena ketakutan itu.
Saat memasuki usia 40-an, banyak perempuan mulai merasakan perubahan signifikan pada kulit, seperti garis halus semakin terlihat, elastisitas menurun, kulit lebih cepat kering, dan tampak kusam. Banyak perempuan resah dan berusaha melakukan berbagai cara perawatan untuk memperoleh hasil yang memuaskan.
Padahal, untuk mendapatkan kulit sehat, glowing, dan kenyal, kuncinya bukan dengan mengubah bentuk wajah. Ada cara yang lebih natural, yaitu dengan memperbaiki kualitas kulit itu sendiri dari lapisan terdalam. Salah satunya yang naik daun dan terbukti efektif membantu masalah tersebut adalah DNA Salmon atau sering disebut PDRN (Polydeoxyribonucleotide).
DNA Salmon dikenal mampu memperbaiki sel kulit, merangsang produksi kolagen, meningkatkan elastisitas, dan mempercepat proses regenerasi alami. Cara inilah yang ditawarkan Salmon DNA di Carla Skin Clinic Mall Taman Anggrek. Menurut Dokter Fairlady Hosana, salah paham terbesar perempuan tentang Salmon DNA adalah menyamakannya dengan sulam atau filler yang mengubah bentuk.
"Untuk hasil takut tidak natural, Salmon tidak mengubah ekspresi saat tertawa dan bentuk muka karena yang diperbaiki adalah kualitas kulit keseluruhan, bukan strukturnya," jelas Dokter Fairlady.
Jadi, bukan membuat bibir lebih tebal atau pipi lebih tirus, tapi membuat kulit yang kusam jadi lebih cerah, yang kendur jadi lebih kenyal, dan yang bopeng jadi lebih halus.

Apa yang Membuat Salmon DNA di Carla Berbeda?
Di pasaran, banyak produk mencantumkan konsentrasi salmon DNA 1.000 sampai 10.000 ppm yang hanya bekerja di lapisan epidermis atau luar kulit. Sementara di Carla Skin Clinic, formulasi yang digunakan memakai teknologi DNA salmon Prancis konsentrasi tinggi dengan komposisi 7 lapisan DNA salmon.
Formulasi PDRN atau Poly Deoxyribonucleotide di dalamnya memiliki kemurnian tinggi yang sudah dipatenkan dan dirancang untuk bekerja langsung di lapisan dermis. Artinya, perbaikannya terjadi dari dalam, bukan sekadar di permukaan.
Di dalamnya ada kombinasi 6 kandungan utama yang bekerja bersamaan: PDRN itu sendiri, growth factor seperti EGF, FGF, dan peptide complex untuk regenerasi, L-ascorbic acid atau Vitamin C untuk toning, arginine untuk efek glowing, carnitine untuk lypolisis, dan hyaluronic acid untuk hidrasi dan filling.
Keamanan dan kualitasnya juga terjamin. Ekstrak PDRN di dalam RDNA diproduksi dari fasilitas terbaik dunia di Prancis yang sudah 40 tahun berdedikasi meneliti DNA, sementara research dan produksi growth factor dilakukan di Korea Selatan yang selama 30 tahun telah terbukti keamanan dan efektivitasnya.
Memangnya untuk Masalah Kulit Apa Saja?
Banyak yang mengira Salmon DNA hanya untuk anti-aging. Padahal di Carla, perawatannya justru paling sering direkomendasikan untuk beberapa masalah sekaligus. Paling ideal untuk jerawat yang papulnya kurang dari 20, acne scar atau bopeng, pori-pori besar, dark spot, dan tanda penuaan lainnya seperti fine line, wrinkle, dan kulit yang mulai kendur.
Selain itu, treatment ini juga membantu penyembuhan setelah laser atau thread lift, serta untuk penipisan rambut yang bukan karena hormon.
"Untuk jerawat aktif yang lebih dari 20 papul memang tidak dianjurkan dulu. Tapi untuk kulit sensitif, RDNA justru membantu memperbaiki skin barrier yang bisa mengurangi kemerahan, selama pemberiannya tidak dengan microneedling," tambah Dokter Fairlady.
Ini cerita yang paling sering ia dengar. Pasien sudah mencoba berbagai perawatan dan krim mahal, tapi problemnya tidak tuntas. Baru setelah Salmon DNA, perubahan terasa lebih nyata. Ada pasien yang setelah reuni, teman-teman yang dulu mengenal beliau tidak terawat, sekarang justru terlihat paling muda karena rutin Salmon DNA.
Ada juga yang tadinya selalu harus pakai makeup tebal untuk menutup jerawat, kini percaya diri hanya dengan skincare biasa dan sunscreen saja. Itulah kenapa ketika pasien menceritakan dengan bahagia sudah nyaman dengan kondisi kulitnya, tidak repot makeup, dibilang terlihat jauh lebih muda dari umur aslinya, bahkan hasil skin check di alat skin analysis menunjukkan umur kulit yang jauh lebih muda dari umur biologis, itu menjadi kepuasan tersendiri bagi dokter.
Sakit Tidak? Berapa Lama Hasilnya Terlihat?
Untuk rasa sakit, bisa dibuat jauh lebih nyaman dengan anestesi oles yang lebih lama dan lebih tebal, atau ditambah anestesi suntik blok saraf. Tergantung masalah kulit masing-masing pasien, biasanya setelah treatment pertama hasil bisa dilihat dalam 3-4 minggu. Anjurannya adalah setiap 2 minggu selama 10 kali, hasil bisa bertahan minimal 3 bulan setelahnya.
Namun untuk scar dan jerawat, hasilnya bisa permanen selama tidak timbul jerawat baru tergantung faktor penyebabnya. Agar hasilnya maksimal, ada do's and don'ts yang wajib diikuti. Wajib menggunakan moisturizer dan sunscreen, menghindari faktor pemicu jerawat, dan yang paling penting adalah kesabaran dan konsistensi.
Hasil pertama memang terlihat maksimal setelah 3 minggu. Pasien juga perlu menyiapkan jadwal yang tidak ada acara penting dalam seminggu setelah tindakan untuk kasus acne scar, karena akan ada downtime.
Tim Carla juga akan membantu mengingatkan jadwal pengulangan, dan biasanya pasien akan rajin setelah melihat hasil perbaikan dari treatment pertama. Seperti pesan Dokter Fairlady, "Mulai saja dulu." Karena kulit glowing dan kenyal yang natural tidak harus mengubah siapa dirimu.
(Galuh/SEO/171026)
⚡ Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?
Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!
Booking Sekarang →