Waspada Bopeng Permanen: Ini Tanda Jerawat Meradang Harus Segera ke Dokter, Bukan Hanya Andalkan Skincare!
Skincare hanya bekerja di permukaan, sementara peradangan jerawat jenis ini ada di lapisan kulit yang lebih dalam dan butuh intervensi medis agar tidak merusak jaringan kulit.
Ada saat yang bisa membuat kita merasa panik ketika mendapati jerawat besar, merah, dan nyeri muncul di wajah. Dalam situasi ini, rasa pertama yang ingin dilakukan adalah ingin segera memencet atau gonta-ganti skincare dengan harapan besoknya jerawat bandel dan mengganggu ini kempes.
Padahal, tidak demikian, ya memang tak semua jerawat bisa selesai dengan skincare saja. Karena, ada jenis jerawat meradang yang jika dibiarkan atau ditangani dengan cara yang salah, justru akan meninggalkan jejak cekungan atau bopeng yang permanen atau jerawat aktif menyebabkan bopeng.
Untuk meluruskan edukasi ini, berikut penjelasan dr. Nadella dari Carla Skin Clinic Taman Harapan Indah.

Menurut dokter estetika yang memiliki ketertarikan dalam bidang aesthetic medicine, khususnya skin rejuvenation dan peningkatan kualitas kulit ini ada beberapa hal yang mesti dipahami dan lakukan kapan harus konsultasi jerawat ke dokter, supaya tidak menyesal di kemudian hari.
Dokter muda berparas cantik yang menyelesaikan pendidikan kedokteran di School of Medicine & Health Sciences, Atma Jaya Catholic University of Indonesia pada tahun 2023 dan memulai praktik sebagai dokter pada tahun yang sama ini, menjelaskan pada jerawat yang sudah tidak bisa ditangani hanya dengan skincare dan memiliki karakteristik yang sangat jelas.
Kata dr. Nadella dari klinik kecantikan terbaik di Jakarta Barat ini, supaya segera lakukan tindakan medis seperti injeksi atau treatment dokter jika seseorang mengalami tanda-tanda berikut:
1. Besar dan terasa dalam, bukan jerawat kecil di permukaan
2. Sangat nyeri saat disentuh
3. Terasa seperti benjolan keras di bawah kulit
4. Selalu muncul berulang di lokasi yang sama
5. Jumlahnya banyak dan menyebabkan peradangan luas di wajah
6. Mulai meninggalkan cekungan atau tanda akan menjadi bopeng
7. Tidak membaik padahal skincare sudah digunakan dengan benar
8. Sudah mengganggu kualitas hidup, membuat tidak percaya diri atau stres
Kata dr.Nadella apabila sudah ada tanda seperti yang dijelaskan di atas, jangan tunda. “Skincare hanya bekerja di permukaan, sementara peradangan jerawat jenis ini ada di lapisan kulit yang lebih dalam dan butuh intervensi medis agar tidak merusak jaringan kulit,” ucapnya menegaskan.
Kemudian, bagaimana cara merawat kulit selama jerawat meradang? Kembali dr. Nadella menegaskan supaya proses penyembuhan optimal, tidak meninggalkan bopeng, dan tidak memicu jerawat baru, dia membagikan prinsip 4 langkah sederhana yang sering ia sampaikan ke pasien. “Jadi, tidak perlu 10 langkah, cukup lakukan hal ini,” ujarnya.
Hal yang perlu dilakukan sebagai berikut:
Rutinitas Pagi:
1. Gentle cleanser
2. Obat atau skincare acne sesuai resep dokter
3. Moisturizer
4. Sunscreen
Rutinitas Malam:
1. Gentle cleanser
2. Obat acne sesuai regimen yang diresepkan
3. Moisturizer
4. Selain rutinitas tersebut, ada kebiasaan kecil yang dampaknya besar:
Menurut dr. Nadella, sosok dokter yang selalu mengutamakan komunikasi yang terbuka dan edukasi yang komprehensif sebelum menentukan rekomendasi treatment ini mengingatkan bahwa jangan pernah memencet jerawat.
“Selalu lakukan mengganti sarung bantal secara rutin. Bersihkan benda yang sering menyentuh wajah seperti handphone. Jangan tidur dengan makeup. Hindari produk yang sangat oklusif atau terlalu berat jika memang memperburuk jerawat atau jerawat parah meninggalkan scar. Dan yang paling sering dilakukan: jangan sering gonta-ganti skincare karena ingin hasil instan,” pesan dia.
Memang, pada akhirnya, merawat jerawat meradang adalah soal kesabaran dan strategi yang tepat, bukan soal siapa yang paling banyak memakai produk. Memahami kapan harus bertahan dengan skincare dan kapan harus melangkah ke klinik adalah bentuk cinta paling dewasa untuk kulitmu sendiri.
Bopeng tidak terbentuk dalam semalam, ia adalah akumulasi dari peradangan yang dibiarkan terlalu lama. Dengan mengenali tanda bahayanya lebih awal dan menerapkan perawatan yang simpel namun konsisten, kamu sedang berinvestasi untuk kulit yang lebih sehat di masa depan.
Dan apabila kamu mengalami ciri-ciri jerawat meradang seperti yang dijelaskan di atas, jangan ragu untuk segera berkonsultasi langsung dengan dokter. Setiap keputusan tindakan medis tetap harus berdasarkan konsultasi dan pemeriksaan langsung oleh tenaga medis profesional.
Selalu ingat pesan terpenting dari dr. Nadella, “Jangan hanya fokus pada jerawat yang sudah muncul. Sebaiknya, kita juga harus mencegah lesi atau benih jerawat baru. Karena satu jerawat yang sembuh tidak akan berarti apa-apa kalau setiap minggu muncul lima jerawat baru lagi,” tutup dr. Nadella.
(SEO/HaniP/17102026)
⚡ Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?
Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!
Booking Sekarang →