Waspada, Ini Kesalahan Perawatan Kulit Berjerawat yang Bikin Bopeng Makin Dalam

Skin & Health ✍️ Beben 📅 09 Oct 2026 ⏱️ 4 menit baca
Waspada, Ini Kesalahan Perawatan Kulit Berjerawat yang Bikin Bopeng Makin Dalam

Waspada, Ini Kesalahan Perawatan Kulit Berjerawat yang Bikin Bopeng Makin Dalam

Fokuslah pada tiga pilar: jaga skin barrier tetap sehat, gunakan terapi yang tepat sesuai tingkat keparahan, dan jangan tunda konsultasi saat jerawat sudah mulai dalam dan meninggalkan tekstur.

Kulit berjerawat memang menguji kesabaran. Bukan hanya soal jerawat yang tak kunjung hilang, tapi juga bayang-bayang bopeng yang bisa tertinggal seumur hidup.

Banyak orang fokus menghilangkan jerawatnya saja, tanpa sadar cara merawatnya justru membuat tekstur wajah makin kasar dan cekungan makin dalam. Lalu, kesalahan apa saja yang paling sering terjadi?

Kesalahan Fatal yang Paling Sering Ditemui Dokter

Menurut dr. Nadella, dokter estetika di Carla Skin Clinic Taman Harapan Indah, terdapat kesalahan perawatan kulit berjerawat. Pada kesalahan nomor satu yang hampir selalu ditemui pada pasien adalah kebiasaan memencet, mengorek, atau memecahkan jerawat sendiri.

“Yang paling sering tentu memencet, mengorek, atau memecahkan jerawat sendiri, terutama jerawat yang besar dan dalam. Ketika dilakukan dengan tekanan yang kuat atau berulang, kulit mengalami trauma tambahan. Ini bisa memperparah inflamasi dan meningkatkan risiko terbentuknya scar,” kata dr. Nadella.

Saat jerawat dipencet paksa, peradangan tidak keluar tuntas, justru masuk lebih dalam ke lapisan dermis. Di sanalah kolagen rusak dan jaringan parut atrofi atau yang kita kenal sebagai bopeng mulai terbentuk atau sebagai penyebab bopeng makin dalam.

Kesalahan kedua adalah terlalu agresif melakukan eksfoliasi. Karena ingin jerawat dan bekasnya cepat hilang, banyak pasien menggunakan scrub, AHA, BHA, peeling, hingga berbagai bahan aktif secara bersamaan dan terlalu sering.

Padahal, logikanya tidak seperti itu. Eksfoliasi berlebihan justru membuat kulit iritasi, kering, kemerahan, dan skin barrier menjadi terganggu. Ketika skin barrier rusak, kemampuan kulit untuk melawan bakteri penyebab jerawat menurun, dan proses penyembuhan luka menjadi jauh lebih lama.

“Saya juga sering menemukan pasien yang berganti-ganti produk terlalu cepat atau menggunakan banyak active ingredients sekaligus karena ingin hasil instan. Akibatnya kulit justru sulit beradaptasi dan mengalami iritasi. Ketika barrier terganggu, kulit menjadi lebih sensitif dan proses pemulihannya juga bisa lebih lama,” ujar lulusan kedokteran estetika Universitas Katolik Atma Jaya ini.

Kesalahan ketiga yang tak kalah serius adalah menunda konsultasi dokter. Banyak pasien terus mencoba berbagai produk viral, padahal jerawatnya sudah besar, dalam, nyeri, sering kambuh, atau sudah mulai meninggalkan cekungan. Pada fase ini, tujuan perawatan bukan lagi sekadar mengeringkan jerawat, melainkan mencegah terbentuknya scar baru yang permanen, atau cara merawat kulit berjerawat agar tidak bopeng.

Prinsip Perawatan yang Tepat Saat Berjerawat dan Mulai Muncul Bopeng Awal

Lalu, bagaimana jika kulit sudah berjerawat aktif, terasa kasar, dan ada tanda bopeng awal? Menurut dr. Nadella, prinsipnya harus berbalik: sembuhkan jerawat tanpa merusak skin barrier. Berikut panduan rinci dan mudah dipahami yang bisa diterapkan:

1. Hentikan Kebiasaan yang Memperburuk

Pertama, stop total memencet jerawat atau ingat memencet jerawat menyebabkan bopeng, apalagi yang jenis nodul dan kistik yang besar dan nyeri. Biarkan lesi ditangani dengan cara medis yang tepat. Kedua, hentikan penggunaan skincare yang terlalu agresif. Jika kulit sudah terasa perih, panas, sangat kering, atau mengelupas berlebihan, itu sinyal bahwa rutinitas Anda harus segera dievaluasi.

2. Wajib Dilakukan Setiap Hari

Lakukan perawatan dasar yang memperkuat skin barrier. Bersihkan wajah dengan lembut dua kali sehari menggunakan pembersih yang gentle dan tidak mengandung SLS berlebih. Jangan lupakan pelembap. Kulit berminyak dan berjerawat tetap butuh pelembap dengan tekstur ringan, seperti gel berbasis ceramide, hyaluronic acid, atau niacinamide kadar rendah untuk membantu perbaikan barrier. Dan yang paling sering dilupakan: gunakan sunscreen setiap pagi. Paparan sinar UV tidak hanya membuat bekas jerawat hitam (PIH) menjadi lebih gelap dan bertahan lebih lama, tapi juga menghambat regenerasi kolagen di area bekas luka. Dia mengingatkan supaya pasien tidak melakukan  kesalahan skincare untuk kulit berjerawat.

3. Gunakan Terapi Sesuai Jenis Jerawat

Tidak semua jerawat bisa disamakan pengobatannya. Komedo, jerawat inflamasi ringan, dan jerawat nodul-kistik memiliki pendekatan yang berbeda. Inilah pentingnya konsultasi. Dokter akan menyesuaikan terapi, mulai dari topikal retinoid, antibiotik, hingga prosedur medis untuk mencegah bopeng.

Bopeng atau acne scar adalah akumulasi dari peradangan yang tidak tertangani dengan baik dan trauma berulang pada kulit. Sekali terbentuk dalam, penanganannya akan membutuhkan waktu, biaya, dan prosedur yang jauh lebih kompleks dibandingkan merawat jerawat itu sendiri, seperti laser, microneedling, atau subcision.

Karena itu, kunci utamanya adalah mengubah mindset. Jangan kejar hasil instan dengan memencet atau menumpuk banyak bahan aktif sekaligus.

Fokuslah pada tiga pilar: jaga skin barrier tetap sehat, gunakan terapi yang tepat sesuai tingkat keparahan, dan jangan tunda konsultasi saat jerawat sudah mulai dalam dan meninggalkan tekstur.

Ingat, kulit yang mulus bukan hasil dari banyaknya produk yang dipakai, tapi dari kebiasaan yang benar dan konsisten. Jika jerawat Anda sudah besar, nyeri, dan sering meninggalkan cekungan, segera konsultasi ke dokter. Lebih cepat ditangani, lebih besar peluang untuk mencegah bopeng baru.

Ayo, konsultasi langsung dengan dr. Nadella di Carla Skin Clinic Taman Harapan Indah, sebagai salah satu klinik kecantikan terbaik di Jakarta Barat, untuk mendapatkan analisis jenis jerawat dan rencana perawatan pencegahan bopeng yang personal.

(Hanip/SEO/10102026)

Tags: #jerawat #kulit berjerawat #bopeng #acne scar #memencet jerawat #skin barrier #eksfoliasi #retinoid #sunscreen #jerawat nodul #jerawat kistik #konsultasi dokter #Carla Skin Clinic

Bagikan artikel ini:

⚡ Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?

Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!

Booking Sekarang →