Kenali Cara Cegah Bopeng Akibat Jerawat Meradang dan Kandungan Skincare Ampuh
Dengan memahami cara kerja benzoyl peroxide, retinoid, azelaic acid, dan salicylic acid, jadi peta dan petunjuk yang lebih jelas dan digunakan dengan dosis rendah, cara yang tepat, dan kesabaran yang cukup.
Banyak dari kita berpikir bopeng baru bisa dicegah setelah jerawat sembuh. Padahal, pertarungan melawan bopeng justru dimulai saat jerawat masih merah, nyeri, dan meradang.
Kesalahan dalam memilih kandungan skincare di fase ini bisa berakibat fatal. Salah oles, bukannya kempes, yang terjadi kulit justru makin iritasi dan mengakibatkan jaringan di bawahnya rusak, dan cekungan pun terbentuk permanen.
Lantas, kandungan apa yang benar-benar terbukti secara medis bisa meredakan inflamasi tanpa merusak jaringan? Berikut adalah penjelasan langsung dr. Nadella dari Carla Skin Clinic Taman Harapan Indah.

Menurut dokter berparas cantik di klinik kecantikan terbaik di Jakarta Barat ini memberikan edukasi yang bisa dipahami secara tepat.
Dokter muda yang menyelesaikan pendidikan kedokteran di School of Medicine & Health Sciences, Atma Jaya Catholic University of Indonesia pada tahun 2023 dan memulai praktik sebagai dokter pada tahun yang sama ini menjelaskan tentang beberapa bahan aktif yang memang memiliki dasar medis yang kuat untuk menangani acne inflamasi. “Kuncinya bukan pada seberapa keras produknya, tetapi seberapa tepat cara pakainya,” kata dia.
Selanjutnya tentang memahami kenapa bopeng terbentuk pada jerawat yang meradang terjadi karena 3 hal yaitu: sumbatan pori, bakteri Cutibacterium acnes yang berlebihan, dan respon imun tubuh yang berlebihan.
“Saat sistem imun menyerang, ia melepaskan enzim yang tanpa sengaja juga menghancurkan jaringan sehat di sekitarnya. Makin lama peradangan berlangsung, makin besar kerusakan kolagennya. Jadi tujuan kita bukan mengeringkan jerawat secepat mungkin, tapi memadamkan apinya secepat mungkin,” ujar dia.
Kemudian dr. Nadella menjelaskan tentang kandungan yang terbukti dan yang harus dihindari sebagai berikut:
1. Benzoyl Peroxide
Disebut juga sebagai pemadam bakteri dan radang. Yang merupakan gold standard untuk jerawat meradang. Sebagai salah satu bahan yang sangat berguna terutama untuk jerawat meradang. Benzoyl peroxide memiliki aktivitas antimikroba yang membantu membunuh bakteri penyebab jerawat dan sekaligus membantu mengurangi komponen inflamasinya. Memiliki cara kerja: Melepaskan oksigen yang membunuh bakteri C. acnes tanpa membuat bakteri resisten antibiotik, sekaligus mengurangi mediator inflamasi, benzoyl peroxide untuk jerawat.
Adapun untuk cara pakai yang benar supaya tidak merusak jaringan adalah dengan memulai dari konsentrasi rendah 2,5% - 5%, jadi tidak perlu 10%. Hasilnya sama efektif tapi iritasinya jauh lebih kecil. Sebaiknya gunakan tipis-tipis hanya di area berjerawat, bukan seluruh wajah. Apabila kamu pakai di pagi hari, wajib pakai moisturizer dan sunscreen setelahnya karena bisa membuat kulit sedikit kering. Sebagai catatan, pada Benzoyl peroxide bisa memudarkan warna kain, jadi sebaiknya gunakan handuk putih dan tunggu meresap sebelum pakai baju.
2. Retinoid (Misalnya Adapalene atau Tretinoin)
Sering juga disebut sebagai arsitek pori dan sebagai fondasi utama terapi jerawat. Fungsinya membantu menormalisasi keratinisasi atau proses pergantian sel kulit, sehingga mencegah pembentukan komedo baru. Disebut juga sebagai fondasi jangka panjang, bukan obat totol semalam jadi. Memiliki cara kerja: Menormalisasi keratinisasi, yaitu membuat sel kulit mati tidak mudah menumpuk dan menyumbat pori. Ini mencegah bakal jerawat baru. Secara tidak langsung, ini juga mengurangi peradangan kronis, retinoid untuk jerawat.
Untuk cara pakai yang benar: Ini kesalahan yang sering dilakukan yaitu Retinoid tidak boleh ditotol tebal di atas jerawat merah yang sedang bengkak. Itu justru akan membuat skin barrier jebol dan radang makin parah. Sebaiknya, gunakan seukuran kacang polong untuk seluruh wajah pada malam hari, 2-3 kali seminggu di awal, di atas kulit yang sudah kering setelah cuci muka. Efek purging atau iritasi ringan di bulan pertama adalah hal yang wajar.
Ada pantangan, jangan digabung dengan benzoyl peroxide dalam satu olesan yang bersamaan jika kulit sensitif dan sebaiknya diberi jeda pagi dan malam hari. Dan catatan penting dari dr. Nadella, retinoid bukan berarti harus dioleskan tebal-tebal tepat di atas jerawat merah. Jika digunakan berlebihan, kulit justru bisa iritasi dan memperparah peradangan.
3. Azelaic Acid
Disebut juga si serba bisa yang lembut dan ini merupakan pahlawan untuk kulit yang mudah merah. Bahan ini cukup istimewa karena kerjanya ganda. Selain membantu mengatasi jerawat aktif, azelaic acid juga bisa membantu memudarkan bekas kemerahan atau hiperpigmentasi pada sebagian pasien, azelaic acid untuk jerawat.
Memiliki cara kerja: Anti-inflamasi, antibakteri ringan, dan sekaligus menghambat enzim tirosinase yang menyebabkan noda hitam bekas jerawat.
Adapun keunggulannya: Jauh lebih tolerable untuk kulit sensitif dibandingkan retinoid atau benzoyl peroxide konsentrasi tinggi. Sangat cocok untuk kamu yang jerawatnya meradang tapi juga punya masalah bekas kemerahan yang tidak hilang-hilang. Konsentrasi umum yang efektif adalah 10% untuk skincare bebas dan 15-20% untuk resep dokter.
4. Salicylic Acid
Dijuluki sebagai pembersih saluran pori dan bekerjanya dari dalam pori. Bahan ini sangat baik untuk membantu mengurai komedo dan penyumbatan pori. Tapi prinsipnya sama, jangan sampai penggunaannya berlebihan pada kulit yang sedang sangat iritasi dan meradang. Dan bahan ini sangat baik untuk membantu mengurai komedo dan penyumbatan pori. Tapi prinsipnya sama, jangan sampai penggunaannya berlebihan pada kulit yang sedang sangat iritasi dan meradang, salicylic acid untuk jerawat..
Memiliki cara kerja: Larut dalam minyak, jadi mampu masuk ke dalam pori yang tersumbat sebum dan menguraikan komedo.
Adapun cara pemakaian yang benar: Efektif untuk komedo dan jerawat yang tidak terlalu bengkak. Saat jerawat sedang sangat meradang, besar, dan nyeri, jangan pakai salicylic acid konsentrasi tinggi setiap hari di atasnya. Cukup 0,5% - 2% dan gunakan 2-3 kali seminggu sebagai pencegahan. Jika dipaksa setiap hari saat kulit iritasi, barrier akan rusak dan penyembuhan makin lama.
Mencegah bopeng bukanlah tentang menemukan satu produk ajaib, melainkan tentang memahami bahasa kulit. Ketika jerawat meradang, ia sedang berteriak minta tolong untuk ditenangkan, bukan untuk diserang dengan berbagai bahan keras sekaligus.
Dengan memahami cara kerja benzoyl peroxide, retinoid, azelaic acid, dan salicylic acid, maka sekarang punya peta yang lebih jelas. Gunakan dengan dosis rendah, cara yang tepat, dan kesabaran yang cukup. Ingat, kolagen yang rusak tidak bisa kembali dengan mudah.
Jika setelah 6-8 minggu perawatan mandiri yang benar tidak ada perbaikan, atau jika jerawatmu masuk kategori besar, dalam, sangat nyeri, dan mulai meninggalkan cekungan seperti yang dijelaskan dr. Nadella, itu adalah sinyal kuat dari tubuh untuk segera berkonsultasi ke dokter kulit. Jangan biarkan penyesalan berbentuk bopeng menemanimu seumur hidup.
(SEO/HaniP/17102026)
⚡ Ingin konsultasi langsung dengan dokter kulit?
Booking konsultasi GRATIS di Carla Skin Clinic!
Booking Sekarang →